unspoken thought

Thursday, October 10, 2013
By Ellen Livia - 7:08 AM

Tadi itu..

Aku dan 5 orang lainnya dicalonkan untuk maju sebagai pasangan Kandidat Ketua OSIS & Wakil Ketua OSIS.
Ada beberapa tanda tanya besar di kepalaku yang tidak terjawab sampai sekarang. Setelah aku mendengar berulang kali sistem pencalonan ini. Aku menyimpulkan ada beberapa kondisi yang mereka ciptakan dari pencalonan ini, kedengarannya tak adil dan menguntungkan pihak-pihak tertentu. Karena kondisi yang seakan-seakan sengaja diciptakan itu, aku merasa ini bukan persaingan untuk mencari calon pemimpin yang kompeten, melainkan seperti formalitas belaka. Dan, sepertinya untuk pencalonan ini, ada batasan-batasan tertentu:
  1. Perempuan tidak boleh berpasangan dengan perempuan.
  2. Diantara kandidat-kandidat yang maju, harus ada yang di luar anggota OSIS periode sebelumnya
  3. Pasangan kandidat ditentukan oleh Ketua OSIS & Wakil Ketua OSIS periode sebelumnya
1 dan 2 masih dapat dicerna oleh logika, tapi yang ketiga itu, apakah itu demokrasi?
Silahkan kalian memyimpulkan

P.S : ini hanya opiniku

  • Share:

You Might Also Like

2 responses

  1. my opinion : i do agree with you, that's not democracy.
    they break the rights of other (the candidate outside of student council that didn't chosen by the council) to take a chance.

    yer friend

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeah, honestly, it makes me dissapointed. I respect what they did since they worried about the next student council. however, it has happened. and we should survive(?) with this condition. uh oh

      Delete

leave your thoughts down here