Puppy Eyes (This Story isn't end yet)

Sunday, July 10, 2011
By Ellen Livia - 3:38 AM

Aku duduk termenung di depan jendela,melihat Shella dan Michael,kaka terbaik yg aku punya berkejar-kejaran di kebun teh milik kakek
****

"Hey Sandra!! Kamu kemana aja sih aku cariin tau ga dari tadi!", ujar Shella
"Sstt.. Udah diem aja!" sontak aku menarik tangan kecilnya, Shella bersembunyi di balik rindang dedaunan teh
"Kamu ngapain sih tiap hari ngeliatin dia ?!? Ayo pulang! Udah ujan gini, ntar kamu kebasahan lagi "
"Aku gak mau!!udah ah diem !"
"Tapi....
*****


DUARR!
Lagi2 petir ini memecah lamunanku lagi.
Aku ga bisa ngelupain kejadian 7 tahun lalu,kejadian di mana aku dan Shella bertengkar

*****

"Kakaa,besok temenin aku jalan jalan yah di kebun teh kakek", bujukku

Kaka tidak menggubrisku , aku diabaikan hanya karena sebuah kanvas,sebatang kuas,dan beberapa cat minyak. Huh -__-

"Kaa, Hello?", panggilku sembari menutup matanya dengan tanganku

"Lagi-lagi, lukisannya menomor duakan ku-__-", batinku kesal

"Ka, ajak Shella yuk! :D", rayuku lagi
"Hmm?", akhirnya kaka menoleh
"Ihh.. Elo bikin rese aja deh,giliran ngomongin Shella langsung noleh xp dasar cowo!", ledekku dengan bangga xD
"Ahh.. Kaka kan lagi konsen sama lukisan. Please deh jangan lebay -__-", jawab Ka Michael dengan santainya
"Huh?"
"Ngambek nih? :p ngomong-ngomong jam berapa jalan-jalanya?", Kaka mencoba membuat ku tersenyum.
"Jam 5 pagi ya?", jawabku
"Hah?! Serius kamu?", Ka Michael dengan kencang nya meneriakiku diselangi bunyi petir-__-
"Aduh Kaka Mitchy ku sayang, ga tau apa aku lagi dengerin awan konser,Please deh jangan lebay xp", tiruku. Aku meniru gaya Kaka xD

"Huh?", kaka tetap melanjutkan lukisannya
"Gaya gue diikutin", ledekku
"Tadi kan kamu duluan yg niru ._.", Kaka pusing sendiri,lucu bila kumelihat mukanya. (x

"Yaudah ah , gimana nih?", tanyaku

"Hmm?", jawab kaka dengan santai
"Ihh.. Cape gua! Udah ah aku pergi sama Shella aja", sontak aku bangkit berdiri menuju kamarku.

Belum sampai dikamar,
Tiba-tiba...

Ka Michael menarik tangan ku
"Eit.. Eit.. Jangan! Iya-iya, Kaka janji, pergi sama Kaka juga ya"
"Eh, GA MAUU!!Aku takutt!!", teriakku diselingi bunyi petir,sontak membuat Kaka terkejut
kenangan beberapa taun lalu itu terulang lagi..


"GA MAUUU!!Aku takuutt!"teriak gadis berumur 10 atau 11 tahun itu
"Kamu jangan gitu San. Tahun depan, aku pasti balik lagi", jawab anak laki2 kecil misterius itu
"Bener ya Puppy?", tanya si kecil Sandradangan mata polosnya
"Aku janji Sugar, taun depan aku kesini lagi,kita sama-sama ngerayain kelulusan kita, kamu lulus kelas 6,aku lulus kelas 9,ntar kita teriak sama-sama di kebun teh ini lagi"
"Ok Puppy, eh aku bukan gula!"  Jawab wanita berambut coklat tua itu

DUARR!!
"Udah ah,Tuh kan ada petir lagi, pulang aja yuk San", ajak anak kecil blasteran perancis-indo itu.
****

"Hello?tuh kan ngelamun lagi,kamu kenapa San? Bentar lagi 17 tahun masa takut petir. Ayo bangun", seraya Kaka menarikku yg sedang jongkok menutup telinga
"Bukan itu ka,tapii.."
"Udah,udah besok kaka temenin. Jangan takut lagi ya!"
"Bukan itu", jawabku termenung
"Hmm?"
"Aku cuma takut Kaka ga dateng,jangan membuat janji yg ga bisa di tepati", jawabku menatap mata Kaka lekat-lekat.

Kaka hanya diam

"Hello?"
"Eh maaf,mata kamu itu sama kaya Mitchy ya,udah ah ayo cepet tidur,mungkin pikiran kamu lagi kacau San", ucap Kaka sambil mengoyak rambutku.
Aku hanya bisa menunduk,lagi-lagi aku disamakan dengan anjingnya Shella,padahal Mitchy itu nama panggilannya Ka Michael juga--'

***

Aku terbangun dari mimpiku, Jam masih menunjukan pukul 4 AM, Kaka dan Simbok masih tidur

Aku memutuskan untuk duduk di teras depan
dan melamun....

Lagi-lagi kenangan itu ada di mimpiku,mimpi yg sama dengan flashback tadi malam.Tentang sepasang remaja kecil yang akan berpisah,mereka sangat manis.Hanya itu kata2 yg sanggup ku ingat untuk mendeskripsikan mereka. Aku yakin gadis kecil itu aku, tapi yang satunya lagi? Entahlah,aku tidak tau.Aku hanya mengenal matanya. Mata itu.. selalu ada dalam mimpiku, penuh dengan kesedihan, putus asa, namun ada harapan yg tersirat di dalamnya. Siapa sih dia?

"Apa itu kaka?", tanpa sadar aku bertanya pada diriku sendiri
Aneh kau San! --'
Tapi,jelas-jelas itu bukan kaka,tapi aku merasa seperti dia sangat dekat denganku

"Huh mimpi aneh", batinku kesal

Tak terasa,30 menit aku melamun.
Aku memutuskan untuk pergi ke kebun teh sendirian,walau jam masih menunjukan pukul 4.30 am

***

  • Share:

You Might Also Like

0 responses

leave your thoughts down here